Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kompas Gramedia Berencana Bikin NFT, Seperti Apa?

Kompas.com - 29/03/2022, 16:44 WIB
Kiki Safitri,
Aprillia Ika

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.comKompas Gramedia, perusahaan media masa yang telah berdiri lebih dari 50 tahun, saat ini berencana merilis Non-fungible token (NFT). Hal ini disampaikan oleh Adi Ekatama selaku General Manager Gramedia Digital Division dalam acara "Here, There, NFT Everywhere" pada Selasa (29/3/2022).

Adi mengatakan saat ini Kompas Gramedia tengah dalam fase kurasi NFT. Dia mengatakan, ada beberapa konsep yang masih digodok, sebelum NFT diluncurkan.

Rencana peluncuran NFT ini juga tidak lepas dari beberapa perusahaan media seperti New York Times, The Morning Post dan CNN yang lebih dulu mencoba peruntungan NFT-nya.

“Yang kita kerjakan berkaitan dengan NFT, saat ini kami sedang dalam fase kurasi. Ada beberapa konsep yang kami yakin menarik dan bisa dijadikan inspirasi saat kami membuat NFT yang akan kami rilis,” kata Adi.

Baca juga: Viral karena Ghozali Everyday, Sebenarnya Apa Sih NFT Itu?

Menurut Adi, media besar lain seperti New York Times menjual artikel mereka dalam bentuk NFT dengan tujuan agar pembaca mereka bisa mengetahui proses membeli NFT seperti apa, dan bagaimana pasar NFT itu bekerja. Jadi, tujuannya lebih kepada edukasi.

Sementara itu, The Morning Post menjual NFT mereka berdasarkan edisi koran yang memiliki nilai sejarah. CNN juga melakukan hal yang sama, dengan menjual berita dalam bentuk video yang paling banyak dibaca, dan uniknya CNN akan menampilkan nama pemilik NFT saat video tersebut diputar.

Baca juga: NFT Lagi Heboh, Bagaimana Kewajiban Perpajakannya?

Di samping itu, koran olah raga Spanyol, Spanyol Marca juga menjadi salah satu inspirasi Kompas Gramedia untuk ikut membuat NFT. Menurut Adi, Marca bekerja sama dengan digital artis untuk menjual NFT mereka.

“Itulah beberapa konsep NFT yang saat ini tengah kita kerjakan untuk Kompas Gramedia,” jelas Adi.

Baca juga: Kompas Gramedia Gelar Pendampingan Isi SPT, Berlangsung 2 Hari

Ajak penulis buku dan seniman berkolaborasi

Tak hanya sebatas itu, Adi juga tengah melakukan eksplorasi dalam beberapa buku mulai dari cover, ilustrasi hingga isi buku untuk menciptakan NFT. Ia juga berencana mengajak penulis dan ilustrator untuk mendukung proyek NFT ini.

“Kami mengajak, penulis buku dan seniman yang membuat ilustrasi buku tersebut, sehingga mereka mendapat bagian yang adil saat karya mereka kami buat sebagai NFT. Mudah-mudahan kami bisa berkolaborasi dengan banyak orang, yang juga memiliki ketertarikan di dunia NFT ini,” tegas dia.

Baca juga: Ini Tiga Cara Agar Hasil Karya Laku Terjual di NFT

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Apa Itu Reksadana Pendapatan Tetap? Ini Arti, Keuntungan, dan Risikonya

Apa Itu Reksadana Pendapatan Tetap? Ini Arti, Keuntungan, dan Risikonya

Work Smart
BI Kerek Suku Bunga Acuan ke 6,25 Persen, Menko Airlangga: Sudah Pas..

BI Kerek Suku Bunga Acuan ke 6,25 Persen, Menko Airlangga: Sudah Pas..

Whats New
Suku Bunga Acuan BI Naik, Rupiah Masih Melemah

Suku Bunga Acuan BI Naik, Rupiah Masih Melemah

Whats New
Harga Emas ANTAM: Detail Harga Terbaru Pada Kamis 25 April 2024

Harga Emas ANTAM: Detail Harga Terbaru Pada Kamis 25 April 2024

Spend Smart
SMGR Gunakan 559.000 Ton Bahan Bakar Alternatif untuk Operasional, Apa Manfaatnya?

SMGR Gunakan 559.000 Ton Bahan Bakar Alternatif untuk Operasional, Apa Manfaatnya?

Whats New
Harga Emas Terbaru 25 April 2024 di Pegadaian

Harga Emas Terbaru 25 April 2024 di Pegadaian

Spend Smart
Harga Bahan Pokok Kamis 25 April 2024, Harga Cabai Rawit Merah Naik

Harga Bahan Pokok Kamis 25 April 2024, Harga Cabai Rawit Merah Naik

Whats New
Simak Rincian Kurs Rupiah Hari Ini di BNI hingga Bank Mandiri

Simak Rincian Kurs Rupiah Hari Ini di BNI hingga Bank Mandiri

Whats New
Harga Emas Dunia Melemah Seiring Meredanya Konflik Timur Tengah

Harga Emas Dunia Melemah Seiring Meredanya Konflik Timur Tengah

Whats New
IHSG dan Rupiah Melemah di Awal Sesi

IHSG dan Rupiah Melemah di Awal Sesi

Whats New
Terinspirasi Langkah Indonesia, Like-Minded Countries Suarakan Penundaan dan Perubahan Kebijakan EUDR

Terinspirasi Langkah Indonesia, Like-Minded Countries Suarakan Penundaan dan Perubahan Kebijakan EUDR

Whats New
Manfaat Rawat Inap Jadi Primadona Konsumen AXA Financial Indonesia

Manfaat Rawat Inap Jadi Primadona Konsumen AXA Financial Indonesia

Whats New
Kemenko Marves: Prabowo-Gibran Bakal Lanjutkan Proyek Kereta Cepat sampai Surabaya

Kemenko Marves: Prabowo-Gibran Bakal Lanjutkan Proyek Kereta Cepat sampai Surabaya

Whats New
Layani Angkutan Lebaran Perdana, Kereta Cepat Whoosh Angkut 222.309 Penumpang

Layani Angkutan Lebaran Perdana, Kereta Cepat Whoosh Angkut 222.309 Penumpang

Whats New
Laba Unilever Naik 3,1 Persen Menjadi Rp 1.4 Triliun pada Kuartal I-2024

Laba Unilever Naik 3,1 Persen Menjadi Rp 1.4 Triliun pada Kuartal I-2024

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com