Ada Corona, Jumlah Pemohon Izin Berusaha lewat OSS Meningkat

Kompas.com - 23/03/2020, 21:00 WIB
Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia usai mengikuti rapat koordinasi di Kantor Kemenko Kemaritiman dan Investasi, Jakarta, Senin (24/2/2020). KOMPAS.com/ADE MIRANTI KARUNIA SARIKepala BKPM, Bahlil Lahadalia usai mengikuti rapat koordinasi di Kantor Kemenko Kemaritiman dan Investasi, Jakarta, Senin (24/2/2020).

 

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia mengatakan, meski ada wabah virus corona (Covid-19), pengajuan urusan perizinan melalui Online Single Submission (OSS) meningkat.

Bahkan, peningkatannya hingga 17,6 persen.

Menurut Bahlil, hal ini menandakan isu Covid-19 tidak berdampak signifikan terhadap permohonan perizinan yang masuk di OSS.  

Baca juga: BKPM Permudah Perizinan untuk Pengusaha Sektor Kesehatan

”Sampai dengan saat ini, permohonan perizinan melalui OSS terus berjalan, bahkan cenderung meningkat, khususnya dari sektor perdagangan dan kesehatan. Permohonan online terus berjalan termasuk hari Sabtu dan Minggu, walaupun jumlahnya tidak sebanyak hari-hari kerja,”ujar Bahlil melalui keterangan tertulisnya, Senin (23/3/2020).

Sesuai dengan data OSS periode 14 Februari–1 Maret 2020 atau sebelum pengumuman wabah Covid-19, jumlah pemohon perizinan yang masuk sebanyak 204.199.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, pada periode 2–18 Maret 2020, jumlah pemohon perizinan malah meningkat hingga 240.178. 

Sementara itu, kenaikan aktivitas tertinggi terlihat pada jumlah pemohon Nomor Induk Berusaha (NIB) sebesar 18,99 persen yang sebelumnya sebanyak 39.618 menjadi 47.144 NIB.  

Baca juga: BKPM: Investasi di Sektor Kesehatan Melejit Naik Akibat Corona

Bahlil pun juga meresmikan Pusat Kopi (Pusat Komando dan Pengawalan Investasi) yang telah disiapkan sejak tahun 2019 lalu.

Melalui Pusat Kopi, BKPM terus memantau permohonan perizinan pasca pengumuman virus Covid-19 tanggal 2 Maret 2020 lalu.

“Dengan adanya Pusat Kopi ini, saya bisa langsung memantau langsung permohonan perizinan melalui OSS secara harian,” ujarnya.

Informasi yang dapat ditampilkan dalam Pusat Kopi BKPM, antara lain sentimen media sosial dan media digital, statistik harian permohonan perizinan melalui OSS, Potensi Investasi Regional (PIR), tracking status perizinan suatu perusahaan (end-to-end), pemantauan perizinan melalui OSS yang sedang diproses K/L lainnya, serta realisasi investasi.

Baca juga: Investasi Asing ke Indonesia Terhambat Eksekusi

Fungsi menarik lain dari Pusat Kopi adalah dapat menampilkan data potensi investasi per wilayah yang ada dalam laman BKPM Potensi Investasi Regional (PIR). 

Potensi ini dapat disandingkan dengan data realisasi investasi di Indonesia secara berkala yang juga ada dalam Pusat Kopi.

Data nilai realisasi investasi ini dapat dipantau baik secara nasional maupun provinsi/kabupaten/kota. Kemudian, data tersebut juga dapat diolah sampai dengan data investasi per sektor, asal negara, serta lokasi usaha.  

“Kami dapat terus memonitor penyebaran investasi di seluruh negeri. Mungkin ada daerah yang potensinya besar tapi secara nilai realisasi investasi belum tinggi. Hal ini dapat menjadi bahan evaluasi sehingga kami dapat menentukan langkah kebijakan yang diperlukan untuk menghasilkan investasi berkualitas,” jelasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.