3 Strategi Menyelamatkan UMKM dari Pukulan Covid-19

Kompas.com - 25/06/2020, 14:54 WIB
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki di Jakarta, Selasa (17/3/2020). DOKUMENTASI Humas Kemenkop UKM Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki di Jakarta, Selasa (17/3/2020).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) mengatakan keadaan UMKM saat ada pandemi Covid-19 sangatlah berbeda dibandingkan dengan krisis moneter yang terjadi di tahun 1998.

Ia menyebut, bila UMKM berperan sebagai penyelamat ekonomi nasional pada 1998, maka saat ini UMKM justru sangat terpukul akibat Covid-19.

"Dulunya UMKM masih bisa menopang ekonomi, sekarang UMKM sangat terpukul bahkan dari dua sisi yaitu dari sisi supply dan demand," ujarnya dalam pressconference virtual, Kamis (25/6/2020).

Baca juga: Bank Dunia: Penyediaan Air Minum dan Sanitasi RI Tertinggal

Oleh sebab itu, kata dia, saat ini ada beberapa strategi yang tengah disiapkan pemerintah melalui strategi Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Ia juga menyebutkan setidaknya ada tiga hal yang saat ini tengah dilakukan pemerintah untuk menyelamatkan UMKM.

"Pertama yaitu memberikan pelonggaran cicilan kredit UMKM melalui perbankan maupun lembaga pembiayaan. Banyak dari pelaku UMKM kita yang terpukul dari sisi demand-nya sehingga membuat banyak usaha berhenti," kata dia.

Akibatnya, lanjut dia, pelaku UMKM banyak yang gagal bayar baik di bank maupun lembaga pembiayaan lainnya. Untuk itu, pelaku UMKM diberikan relaksasi pinjaman.

Baca juga: Sentil PNBP Benih Lobster Kecil, Susi Bandingkan dengan Harga Rempeyek Udang

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X