Luhut Minta Kepala Daerah Hadirkan Produk dan Layanan Premium

Kompas.com - 27/09/2021, 14:58 WIB
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan saat berkunjung ke DPRD Provinsi Bali, Kamis (12/8/2021) KOMPAS.com/Ach. FawaidiMenteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan saat berkunjung ke DPRD Provinsi Bali, Kamis (12/8/2021)

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan meminta kepada seluruh kepala daerah untuk menghadirkan layanan serta produk berkualitas premium.

Menurutnya, ini merupakan bagian untuk mendorongBagi gairah di sektor pariwisata di Indonesia serta membangkitkan perekonomian para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) selama pandemi Covid-19.

"Saya juga berpesan kepada seluruh kepala daerah, mari dukung masyarakat kita untuk mampu menghadirkan layanan sekaligus menghadirkan produk premium di daerah kita masing-masing. Kuasai dan manfaatkan teknologi yang ada untuk menguasai pasar dan saya sangat percaya pada usaha kecil menengah ini dan itu merupakan tulang punggung ekonomi kita," kata dia secara virtual, Senin (27/9/2021).

Baca juga: Wacana Luhut Jadikan PeduliLindungi Jadi Alat Pembayaran Digital

Di sisi lain, lanjut Luhut, pemerintah terus perkuat industri pariwisata dan ekonomi kreatif, salah satunya melalui program PEN. 

"Stimulus BBI berupa voucher diskon bagi pelaku usaha kreatif di bidang fesyen, kriya dan kuliner dan stimulus bagi pelaku kreatif perfilman Tanah Air. Inilah bentuk perjuangan kita saat ini. Mari kita lakukan ini semua dengan ikhlas, dengan satu padu, dengan bekerja sama dan kita semua bekerja secara terintegrasi, holistik dan berbuahlah sesuatu yang bermanfaat buat negeri yang kita cintai ini," tuturnya.

Pemerintah berencana akan melakukan uji coba pembukaan 20 tempat wisata di wilayah pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3 wilayah Jawa dan Bali. Uji coba wisata ini termaktub juga di dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 43 Tahun 2021.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tentu saja ketika pembukaan wisata yang dimulai, pemerintah meminta agar menerapkan penggunaan aplikasi PeduliLindungi serta terus melakukan protokol kesehatan. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno pada 24 September 2021, menggelar rapat terbatas bersama beberapa stakeholder pariwisata Bali di Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Bali.

Baca juga: Luhut Sebut PPKM Bakal Terus Diterapkan Selama Belum Ada Obat Covid-19

Rapat ini dihelat membahas pembukaan dan penerimaan kembali kunjungan wisatawan mancanegara ke Pulau Dewata. Sandiaga menjelaskan, penerapan protokol kesehatan dan integrasi aplikasi PeduliLindungi harus disiapkan di berbagai destinasi.

Hal ini dinilai penting sebagai upaya untuk menekan transmisi lokal seminimal mungkin dan penguatan kapasitas respons (testing, tracing, treatment).

"Terakhir adalah penyiapan paket-paket wisata adaptasi. Paket wisata adaptasi yang berkaitan dengan perluasan green zone yang akan dipersiapkan oleh temen-temen industri," ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.