Nyoman Nuarta Beberkan Filosofi Kepak Sayak Garuda di Istana IKN

Kompas.com - 27/02/2022, 13:33 WIB

KOMPAS.com - Bangunan Istana Negara di Ibu Kota Negara (IKN) Baru, di Kabupaten Penajam Paser, Kalimantan Timur (Kaltim) karya seniman Nyoman Nuarta, masih menuai banyak kritik. Bahkan, suara sumbang salah satunya datang dari sejumlah arsitek.

Padahal, desain Istana Negara berbentuk burung garuda dengan kepak sayap mengembang ini sudah final karena telah mendapat persetujuan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Banjir kritik terkait desain istana sebenarnya sudah mencuat sejak gambarnya pertama kali diunggah Nyoman Nuarta di Instagram pribadinya.

Pematung asal Bali yang juga memprakarsai tugu Garuda Wisnu Kencana (GWK) ini menyebut, ia tak sembarangan dalam mendesain Istana Negara.

Baca juga: Perang di RI: Pengerahan TNI saat Warga Saling Berebut Minyak Goreng

Ia bilang, ada banyak makna filosofis di balik desain Istana Negara berbentuk burung garuda dengan kepak sayapnya ini. Secara fungsi, sayap burung garuda dibuat untuk tujuan tertentu.

"Di dalam sayap (Garuda) itu ada hutannya. Jadi kalau Bapak Presiden ingin rapat di bawah pohon tetapi tidak kehujanan maka di situ (sayap) tempatnya," beber Nyoman Nuarta dikutip dari Antara, Minggu (27/2/2022).

Ia juga memastikan di dalam Istana Negara tetap menghindari efek rumah kaca dan radiasi. Menurut dia, standar kenyamanan gedung dengan sirkulasi udara dipastikan akan baik.

Sementara berkaitan dengan makna filosofis sayap pada burung garuda, hal itu terinspirasi dari jumlah suku bangsa yang mendiami Indonesia.

Baca juga: Begini Cara Negeri Jiran Malaysia Atasi Masalah Minyak Goreng

"Indonesia memiliki lebih dari 1.000 suku bangsa. Ini tidak mungkin diserap di satu bentuk bangunan. Maka dari itu saya pilih Garuda," ujar Nyoman menjelaskan.

Pra-desain Istana Negara di Ibu Kota Negara (IKN) baru, karya I Nyoman Nuarta.Youtube Pra-desain Istana Negara di Ibu Kota Negara (IKN) baru, karya I Nyoman Nuarta.

Nyoman menjelaskan dirinya bertugas untuk membuat desain dasar yang terdiri dari 12 bangunan. Adapun konsep bangunan istana buatannya harus mewakili dan merepresentasikan keanekaragaman budaya Indonesia.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.