Investor Receh, Bandar Besar, dan "Connected Society"

Kompas.com - 04/02/2021, 07:07 WIB
Ilustrasi bursa ThinkstockIlustrasi bursa

Mobilisasi yang dilakukan di medsos tak lagi sekedar membentuk opini dan ajakan untuk melakukan aksi sosial. Lebih dari itu, mobilisasi tersebut belakangan juga mulai mengarah ke ajakan untuk ambil bagian pada aksi-aksi yang berisiko secara finansial, namun bukan dalam rangka penipuan.

Kejadian di Wall Street menunjukkan bagaimana investor ritel berhasil dimobilisasi untuk membeli saham yang sebenarnya tidak punya fundamental bagus, hanya untuk melawan aksi para hedge fund yang ingin bermain short selling saham Gamestop.

Apa yang dilakukan oleh investor ritel tersebut mungkin belum pernah terjadi sebelumnya ketika pengaruh medsos dan forum diskusi seperti Reddit belum masif seperti saat ini.

Sebelumnya, aksi-aksi tersebut hanya bisa dilakukan oleh para pemain besar yang sebagian dari mereka kerap mendapat julukan activist investor.

Baca juga: Investasi Saham Bukan untuk Main-main, Ketahui Risikonya Sebelum Beli

Sedikit menyinggung mengenai activist investor, mereka adalah orang-orang yang bermodal besar dan melakukan transaksi saham untuk mencapai tujuan yang diinginkan.

Aktivisme tak jarang dilakukan dengan melaui hostile takeover agar investor itu bisa memasukkan perwakilannya ke jajaran direksi agar bisa menyetir bisnis yang dijalankan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Beberapa orang yang terkenal sebagai investor aktivis ini adalah Carl Icahn dan Nelson Peltz. Mereka menggunakan perusahaan investasi sebagai sarana untuk melakukan aksi tersebut.

Carl Icahn misalnya. Pada 22 Agustus 2015, Icahn melalui Icahn Enterprises LP telah mengakuisisi 8,8 persen saham Freeport McMoRan yang terdaftar di bursa efek New York.

Ketika berhasil masuk Freeport, Icahn mempermasalahkan besarnya belanja modal yang dialokasikan, struktur keuangan perusahaan yang jelek, serta tingginya bayaran direksi perusahaan di tengah harga komoditas yang rendah. Akibatnya, James R. Moffett yang saat itu menjabat sebagai Chairman of the Board Freeport McMoRan Inc terpental dari posisinya.

Begitulah investor aktivis bekerja. Namun seiring dengan besarnya peran medsos, aktivisme di bursa saham mungkin tak lagi hanya menjadi monopoli mereka yang bermodal besar.

Baca juga: Fenomena Meroketnya Saham Gamestop Bisa Saja Terjadi di Indonesia, Jika...

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X