Obligor BLBI Tak Hadiri Panggilan Satgas, Kuasa Hukum Suyanto Gondokusumo Sebut Kliennya Lupa Ingatan

Kompas.com - 09/10/2021, 10:07 WIB
Kuasa Hukum obligor BLBI Suyanto Gondokusumo, Jamaslin James Purba, memberikan keterangan kepada wartawan mengenai utang Suyanto di Gedung Syafrudin Prawiranegara kementerian Keuangan, Jumat (24/9/2021). KOMPAS.com/Fika Nurul UlyaKuasa Hukum obligor BLBI Suyanto Gondokusumo, Jamaslin James Purba, memberikan keterangan kepada wartawan mengenai utang Suyanto di Gedung Syafrudin Prawiranegara kementerian Keuangan, Jumat (24/9/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Salah satu obligor BLBI, Suyanto Gondokusumo, tidak menghadiri panggilan lanjutan dari Satgas Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) pada Jumat (8/10/2021).

Kuasa hukum Suyanto, Jamaslin James Purba, mengeklaim, ketidakhadiran Suyanto dalam panggilan lanjutan disebabkan oleh kondisi kesehatan, yaitu depresi berat dan lupa ingatan.

"Kondisi kesehatan yang dimaksud adalah keadaan depresi berat (severe depression) dan gejala gangguan kognitif berupa lupa ingatan (loss memory) yang semakin memburuk," kata Jamaslin dalam keterangan tertulis, Sabtu (9/10/2021).

Baca juga: Satgas BLBI: Aset Obligor Terus Diblokir secara Masif

Jamaslin menjelaskan, kondisi kesehatan Suyanto juga tertera dalam Surat Keterangan yang disampaikan pada tanggal 27 September 2021 oleh Konsultan Psikiater Senior, Dr. Ken Ung Eng Khean pada Klinik Psikiatri Adam Road Medical Centre.

Klinik ini beralamat di 559 Bukit Timah Road, #01-02 King’s Arcade, Singapore 269695. Saat ini pun, Suyanto tengah menjalani pengobatan harian di bawah pengawasan klinik tersebut di Singapura.

"Menurut surat keterangan ini, Bapak Suyanto Gondokusumo telah dinyatakan tidak sehat secara mental untuk dapat menghadiri agenda pertemuan," ucap Jamaslin.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebagai informasi, sejatinya Satgas BLBI kembali memanggil Suyanto Gondokusumo pada Jumat (8/10/2021) untuk menghadiri agenda Tindak Lanjut Penyelesaian Hak Tagih Negara Dana BLBI (PKPS Bank Dharmala).

Suyanto seharusnya hadir pada pukul 10.00 - 12.00 WIB ke ruang Satgas BLBI di Gedung Syafrudin Prawiranegara, Kementerian Keuangan. Besaran utang yang ditagih kepada Suyanto senilai Rp 904,4 miliar.

Baca juga: Sri Mulyani Ungkap Berbagai Pernyataan Obligor/Debitor BLBI, Ada yang Ngaku Tak Punya Utang

Satgas memang bersikeras meminta Suyanto hadir sendiri tanpa diwakili kuasa hukum, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Kalau tidak memungkinkan hadir secara fisik karena masalah kesehatan, pemerintah akan melakukan panggilan video (video conference) melalui platform Zoom dari Singapura.

"Kalaupun tidak mungkin secara fisik karena masalah kesehatan, kemungkinan akan difasilitasi melalui Zoom di KBRI (Singapura). Itu tadi usulan dari Satgas," ucap Jamaslin saat ditemui di Gedung Syafrudin Prawiranegara, beberapa minggu lalu.

Baca juga: Drama Pemanggilan Obligor BLBI Suyanto Gondokusumo: Diminta Satgas Hadir Via Zoom

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menurut Gubernur The Fed, Ini 3 Ancaman Varian Omicron ke Ekonomi AS

Menurut Gubernur The Fed, Ini 3 Ancaman Varian Omicron ke Ekonomi AS

Whats New
OJK Beberkan Tantangan yang Tengah Dihadapi oleh BPR dan BPRS

OJK Beberkan Tantangan yang Tengah Dihadapi oleh BPR dan BPRS

Whats New
DPR Restui Juda Agung dan Aida S. Budiman sebagai Calon Deputi Gubernur BI

DPR Restui Juda Agung dan Aida S. Budiman sebagai Calon Deputi Gubernur BI

Whats New
Cek Tarif SLO PLN 2021 untuk Tambah Daya dan Pasang Listrik Baru

Cek Tarif SLO PLN 2021 untuk Tambah Daya dan Pasang Listrik Baru

Whats New
Sri Mulyani: Indonesia Sudah Dikenal Jadi Penerbit Sukuk Terbesar

Sri Mulyani: Indonesia Sudah Dikenal Jadi Penerbit Sukuk Terbesar

Whats New
Kerjasama Smesco Indonesia dan Kimia Farma Bukukan Penjualan Produk UMKM Rp 3 Miliar

Kerjasama Smesco Indonesia dan Kimia Farma Bukukan Penjualan Produk UMKM Rp 3 Miliar

Rilis
Periode Libur Nataru, Ini Syarat Perjalanan Sopir Angkutan Logistik

Periode Libur Nataru, Ini Syarat Perjalanan Sopir Angkutan Logistik

Whats New
Kementan Pastikan Ketersediaan Pangan Aman Saat Nataru

Kementan Pastikan Ketersediaan Pangan Aman Saat Nataru

Whats New
Widodo Makmur Perkasa Tetapkan Harga IPO Rp 160, Incar Dana Segar Rp 707,04 Miliar

Widodo Makmur Perkasa Tetapkan Harga IPO Rp 160, Incar Dana Segar Rp 707,04 Miliar

Rilis
Kementan Optimalkan Pasar Mitra Tani untuk Amankan Pasokan Bahan Pokok Jelang Natal dan Tahun Baru

Kementan Optimalkan Pasar Mitra Tani untuk Amankan Pasokan Bahan Pokok Jelang Natal dan Tahun Baru

Rilis
APLN Bayarkan Kupon Obligasi Global Senilai 300 Juta Dollar AS

APLN Bayarkan Kupon Obligasi Global Senilai 300 Juta Dollar AS

Rilis
Bangkitkan Jiwa Kreativitas Masyarakat Indonesia, Jenius Gelar Co.Creation Week 2021

Bangkitkan Jiwa Kreativitas Masyarakat Indonesia, Jenius Gelar Co.Creation Week 2021

BrandzView
Pemerintah Mau Setop Impor BBM pada 2027

Pemerintah Mau Setop Impor BBM pada 2027

Whats New
Lewat Fitur Ini, Mitra Bukalapak Bisa Jadi Agen Logistik SiCepat Ekspress hingga Grab

Lewat Fitur Ini, Mitra Bukalapak Bisa Jadi Agen Logistik SiCepat Ekspress hingga Grab

Whats New
Pemerintah Bakal Membuat Kodifikasi Produk Halal yang Diekspor, Ini Tujuannya

Pemerintah Bakal Membuat Kodifikasi Produk Halal yang Diekspor, Ini Tujuannya

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.